Mengamati posting di beberapa komunitas developer Android di hari-hari ini terasa menarik. Posting-posting yg mengirimkan pesan-pesan emosional ... yg ditulis dengan penuh perasaan, akan harapan atau malahan akan kekosongan ...
Hari-hari ini adalah detik-detik terakhir menjelang pengumuman kompetisi Android Developer Contest yang untuk fase ini akan memberikan 50 pemenang masing-masing USD 25K, sekitar Rp 250 juta ...
Akan ada 1738 aplikasi yang akan gagal ... akan terhempas. Karena ada 1788 aplikasi yang di-submit ke Google dan hanya ada 50 pemenang. Ini sebuah kontes pembuatan aplikasi paling heboh yang pernah ada ! Sekali lagi kontes pembuatan aplikasi loh ...
Saya kira, bahkan APICTA apalagi INA-ICTA tidak sedahsyat ini ...
Di sebuah milis, mereka yang merasa sebagai LOSER mulai mengungkapkan kekecewaan-kekecewaaannya ... Lebih menyakitkan lagi banyak aplikasi melaporkan bahwa aplikasi mereka tidak disentuh. Mereka telah men-submit aplikasi client-server, tetapi mereka melihat bahwa tidak ada juri yang menyentuh aplikasi mereka ... krn tidak ada apapun di log server mereka :D
Tapi di tengah kemuraman kemuraman itu ada sebuah cahaya yang muncul. Sebuah posting yg sangat menarik.
Menjadi sangat menarik karena saya teringat dengan apa yg beberapa tahun lalu ditulis seorang sahabat saya, kader sebuah partai dakwah yang menjadi direktur sebuah software house berbasis di Eropa.
Posting di komunitas tsb berbunyi seperti ini :
"
Kevin, Why did Google have succeeded?
Did they win the contest? And, why did Mr.Doerr invest in them? For
they won the contest?
As far as I know that answer is "no".
Take it easy. But, don't stop there. We should keep going.
"
Inti dari apa yg ingin dia sampaikan adalah bahwa sebuah kontes, gagal atau menang TIDAK berkorelasi langsung terhadap kegagalan atau kesuksesan sebuah usaha ...
Google bisa mencapai posisi saat ini tanpa memenangkan kontes apapun !!!
Ini membuat saya teringat akan apa yg ditulis sahabat saya melalui chat. Dia menjadi direktur sebuah software house yang berpusat di Eropa. Saya bertanya : Kenapa tidak mengikuti APICTA ?
Dia jawab melalui Yahoo!Messenger beberapa tahun lalu yg saya tulis ulang : Saya lihat ada pemenang APICTA dari Australia yang mengembangkan software seperti kami ... tapi saat ini telah gagal. APICTA tidak memberikan dukungan apa-apa kecuali pers dan publikasi.
Tepat seperti telah ditunjukkan orang ini :
http://infolab.stanford.edu/~sergey/Dia tidak memenangkan AWARD apapun ... tapi dia berhasil membawa Google melayani dunia !